Dongguan Zhonghui Precision Die Casting Technology Co., Ltd.
Leave Your Message

Pertimbangan Utama untuk Desain Struktural Komponen Aluminium Cor

10 April 2025

Mendesain komponen aluminium cor memerlukan perhatian cermat terhadap integritas struktural, kemudahan manufaktur, dan persyaratan pasca-pemrosesan. Berikut adalah pedoman penting untuk memastikan desain dan kinerja yang optimal:


1. Ketebalan Dinding

- Pastikan ketebalan dinding seragam untuk menghindari masalah saat pengisian dan pendinginan. Gunakan perangkat lunak untuk memeriksa variasi ketebalan.
- Hindari ketebalan yang berlebihan, karena dapat menyebabkan cacat seperti porositas atau penyusutan.


2. Sudut Draf

- Berikan sudut kemiringan **1,5° atau lebih** untuk rongga internal guna mempermudah pengeluaran dari cetakan.
- Sudut kemiringan yang lebih besar lebih disukai untuk meminimalkan tekanan dan regangan pada bagian tersebut.


3. Sederhanakan Struktur Cetakan
- Rancang komponen dengan mempertimbangkan kesederhanaan untuk menghindari struktur cetakan yang rumit.
- Hindari fitur yang memerlukan slide atau inti yang rumit, karena hal itu meningkatkan kompleksitas dan biaya cetakan.


4. Pemilihan Material
- Pilih material seperti ADC12 atau AlSi12Fe berdasarkan persyaratan spesifik, seperti ketahanan terhadap korosi atau kekuatan mekanik.


5. Fitur Dinding Tipis
- Hindari dinding yang terlalu tipis. Gunakan **rusuk** untuk meningkatkan ketahanan terhadap tekukan.
- Ketebalan rusuk harus **0,6 hingga 1 kali** ketebalan dinding.


6. Suhu dan Tekanan Cetakan
- Pengecoran aluminium membutuhkan suhu dan tekanan cetakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pencetakan injeksi plastik.
- Pastikan desain yang tepat untuk menghindari pengelasan atau pengerjaan ulang, yang dapat secara signifikan mengurangi masa pakai cetakan.


7. Hindari Sudut Tajam
- Hilangkan sudut-sudut tajam di bagian dalam untuk mencegah kerusakan akibat jamur dan konsentrasi tegangan.
- Gunakan sudut membulat untuk meningkatkan masa pakai cetakan dan kualitas komponen.


8. Akurasi Dimensi
- Komponen hasil cetakan die-cast memiliki presisi tinggi tetapi kurang akurat dibandingkan komponen plastik.
- Hindari geometri yang terlalu kompleks untuk meminimalkan distorsi dan meningkatkan kemudahan manufaktur.


9. Porositas pada Permukaan yang Dikerjakan dengan Mesin CNC
- Komponen aluminium cor rentan terhadap porositas, terutama pada permukaan yang dikerjakan dengan mesin.
- Rancanglah dengan mempertimbangkan hal ini dan pastikan permukaan-permukaan penting bebas dari cacat.


10. Penempatan Pin Ejektor
- Perhatikan penempatan pin ejektor, yang biasanya ditentukan oleh pemasok.
- Jika pin berada pada permukaan fungsional, rencanakan pengerjaan akhir untuk memastikan hasil akhir yang halus.


11. Garis Pemisah Geser
- Pastikan garis pemisah bebas dari radius yang kompleks untuk menyederhanakan pelepasan cetakan dan pemrosesan pasca-produksi.
- Rancang garis pemisah untuk meminimalkan kelebihan material dan gerigi agar lebih mudah dibersihkan.


12. Hindari Potongan Rambut yang Terlalu Menonjol
- Hilangkan fitur undercut, karena fitur ini mempersulit desain cetakan dan meningkatkan biaya.


13. Minimalkan Slide dan Sisipan
- Mengoptimalkan desain untuk mengurangi jumlah slide dan sisipan, menyederhanakan cetakan, dan mengurangi biaya produksi.


14. Cetakan Multi-Rongga
- Untuk cetakan multi-rongga, pastikan fitur pengganti memenuhi persyaratan.
- Pertimbangkan efek batas pada wilayah pengubinan atau pemisahan pengubinan.


15. Rusuk Mengalir untuk Fitur Tinggi
- Tambahkan rusuk aliran pada fitur yang tinggi (misalnya, dudukan sekrup PCBA yang lebih tinggi dari 30 mm) untuk memastikan pengisian yang tepat.
- Pastikan tinggi rusuk memenuhi persyaratan pengisian.


16. Fitur Eksternal yang Membulat
- Gunakan tepi luar yang membulat untuk mencegah cedera selama perakitan.
- Pertahankan radius fillet minimum sebesar **R2** untuk kontur eksternal dan transisi internal.


17. Tunjangan Perlakuan Permukaan
- Sertakan toleransi pemesinan (≤ **0,8 mm**) untuk bagian yang memerlukan perlakuan permukaan.
- Pertimbangkan potensi risiko pemotongan berlebihan oleh produsen.


18. Standar Ketebalan Dinding
- Untuk bagian dengan luas permukaan > 500 cm², kurangi ketebalan dinding minimum menjadi 0,9 kali nilai standar (misalnya, 2,25 mm вместо 2,5 mm).


19. Tulangan pada Area Penahan Beban
- Tambahkan rusuk pada struktur penahan beban untuk meningkatkan kekuatan.
- Sejajarkan rusuk dengan arah aliran aluminium cair untuk pengisian yang optimal.


20. Pin Penentu Posisi
- Gunakan pin penentu posisi hanya untuk penyelarasan, bukan untuk penyangga.
- Posisikan pin **0,5 mm di bawah** permukaan pemasangan lubang sekrup.


21. Fitur Pelabelan
- Fitur desain untuk memastikan label diterapkan dengan benar (misalnya, tidak terbalik atau tidak sejajar).
- Sertakan panduan atau lekukan untuk penempatan label yang konsisten.

Perancangan komponen aluminium cor membutuhkan keseimbangan antara fungsionalitas, kemudahan manufaktur, dan efektivitas biaya. Dengan mengikuti pedoman ini, perancang dapat menciptakan komponen yang lebih mudah diproduksi, memiliki lebih sedikit cacat, dan memenuhi persyaratan kinerja. Kolaborasi dengan pemasok dan produsen cetakan juga sangat penting untuk mengatasi tantangan spesifik dan mengoptimalkan desain untuk produksi.